Tembak Kontraktor Karena Utang Proyek Rp 500 Juta, Anak Bupati Majalengka Divonis 1 Bulan 15 Hari

Anak Bupati Majalengka Irfan Nur Alam, serta dua rekannya, Soleh Saputra dan Udin divonis 1 bulan 15 hari penjara dan denda Rp 4.500, karena terbukti terlibat dalam penembakan seorang pengusaha kontraktor. Vonis tersebut disampaikan majelis hakim yang diketuai Eti Koerniati, hakim anggota Kopsah dan Didik Haryadi dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Kelas IIA Majalengka. “Terdakwa dianggap terbukti melakukan kelalaian sebagaimana diatur dalam Pasal 360 Ayat (2), dan kami memutus terdakwa dengan hukuman 1 (satu) bulan dan lima belas hari hukuman dengan dipotong masa tahanan,” kata ketua Majelis Hakim Eti Koerniati. Vonis yang dijatuhkan dikurangi masa tahanan membuat Irfan dan kedua rekannya langsung dibebaskan.

Vonis yang dijatuhkan Hakim Ketua Eti Koerniati lebih ringan dari tuntutan jaksa 2 bulan penjara. Irfan dinyatakan terbukti melakukan pelanggaran pidana. Eti menjelaskan putusan hukuman ini untuk memberikan rasa keadilan dan terbaik bagi kepentingan bersama. “Hukuman ini tujuannya bukan sarana balas dendam, tapi untuk pelajaran, agar perbuatan ini tidak terulang kembali dan orang lain tidak melakukan hal serupa,” katanya.

Ia menjelaskan ada dua amar putusan yang memberatkan dan meringankan terdakwa. “Kalau yang memberatkan, kasus ini telah menimbulkan keresahaan di tengah masyarakat,” ujarnya. Sedangkan perbuatan yang meringangkan adalah terdakwa sopan dalam persidangan, mengakui perbuatannya, menyesali dan tidak akan mengulanginya kembali. “Pelapor telah mencabut laporannya dan keduanya telah berdamai,” ujarnya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *